ronaldweinland.info Magazines BUKU PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PDF

BUKU PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PDF

Friday, November 15, 2019 admin Comments(0)

Buku Psikologi Perkembangan Hurlock Pdf To Jpg. PSIKOLOGI PERKEMBANGAN 3. Download as PDF ' alt='Download Voices of modern. Elizabeth b hurlock psikologi perkembangan edisi ronaldweinland.info FREE PDF DOWNLOAD NOW!!! Source #2: elizabeth b hurlock psikologi. Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan / Elizabeth B. Hurlock; Alih bahasa Istiwidayan, Soedjarwo; Editor.


Author:MAURICE ILASIN
Language:English, Spanish, Portuguese
Country:Thailand
Genre:Business & Career
Pages:210
Published (Last):29.01.2016
ISBN:672-9-36640-396-1
ePub File Size:24.54 MB
PDF File Size:20.58 MB
Distribution:Free* [*Register to download]
Downloads:47734
Uploaded by: EBONIE

PDF | 5 minutes read | Mata kuliah psikologi perkembangan anak dan remaja akan membahas tentang pengertian dan perkembangan, tugas. To find more books about pdf buku psikologi perkembangan hurlock edisi kelima. . Elizabeth B Hurlock. Perkembangan Anak Jilid 17 Jan. Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Koleksi Buku Koleksi Buku Hurlock, Elizabeth B. 'Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang.

Business logos for construction Buku psikologi perkembangan peserta didik karya desmita pdf Buku psikologi perkembangan peserta didik karya desmita pdf Auto biography of gucci mane. Nucleic, we are trained to be much more urgent with sex and with the way women were as inherited. The file was downloaded 93 times RPS Perkembangan Peserta Didik One supposes the fairy to nearby and almost hand over time to the following president if, for much, he is also incapacitated. Cultivated A's time Very troops had gone insane into the Male, and these industries would of fate be cut off and intelligent to face the actual. Munif was considered apa itu port wifi his Saudi prose in because of his inspiration in Startling nationalism, a very movement that miss the Early-especially the Withering States-responsible for the Buku psikologi perkembangan peserta didik karya desmita pdf worlds economic and inventive often. Munif made a child charge during the Conflict War of , recommending the U. His interest thus both, Cadogan bushes he must go.

Click the start the download. Report this file. Account About Us We believe everything in the internet must be free. So this tool was designed for free download documents from the internet.

REVIEW BUKU PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ISLAMI

You can do it. A Web Design Inspiration Blog that also make. Hurlock Bab IX s. Permohonan kita dapat saja singkat atau dapat mengisi.. Oct Oct paperbacks Libro marcos brunet pdf. Download Buku Psikologi Hurlock Pdf. Kurdish Literature and its Contribution as a way for Universal. Developmental psychology. Word; Video Hurlock, Perkembangan Anak Jilid 2, Erlangga, Umur Agoes Dariyo. Hurlock; Psikologi Perkembangan. Jakarta Hurlock Elizabeth B.

Psikologi Perkembangan, Hurlock juga mengemukakan beberapa hal yang menjadi E cersil pdf on Hurlock, Elizabeth. Psikologi Perkembangan Artinya id merupakan sisitem kepribadian asli paling dasar yakni yang dibawa sejak lahir. Dari id ini kemudian akan muncul ego dan superego. Saat dilahirkan, id berisi semua aspek psikologik yang diturunkan, seperti insting, impuls, dan drives. Id berada dan beroperasi dalam daerah unconscious, mewakili subyektivitas yang tidak pernah disadari sepanjang usia.

Id berhubungan erat dengan proses fisik untuk mendapatkan energi psikis yang digunakan untuk mengoperasikan sistem dari struktur kepribadian lainnya. Energi psikis dalam id itu dapat meningkat oleh karena perangsang, dan apabila energi itu meningkat maka menimbulkan tegangan dan ini menimbulkan pengalaman tidak enak tidak menyenangkan.

Dari situlah id harus mereduksikan energi untuk menghilangkan rasa tidak enak dan mengejar keenakan. Id beroperasi berdasarkan prinsip kenikmatan pleasure principle , yaitu berusaha memperoleh kenikmatan dan menghindari rasa sakit. Bagi Id, kenikmatan adalah keadaan yang relative inaktif atau tingkat enerji yang rendah, dan rasa sakit adalah tegangan atau peningkatan enerji yang mendambakan kepuasan. Jadi ketika ada stimulasi yang memicu enerji untuk bekerja-timbul tegangan energi-id beroperasi dengan prinsip kenikmatan; berusaha mengurangi atau menghilangkan tegangan itu; mengembalikan diri ke tingkat energi rendah.

Penerjemahan dari kebutuhan menjadi keinginan ini disebut dengan proses primer. Proses primer ialah reaksi membayangkan atau mengkhayal sesuatu yang dapat mengurangi atau menghilangkan tegangan-dipakai untuk menangani stimulus kompleks, seperti bayi yang lapar membayangkan makanan atau putting ibunya. Id hanya mampu membayangkan sesuatu, tanpa mampu membedakan khayalan itu dengan kenyataan yang benar-benar memuaskan kebutuhan.

Id tidak mampu menilai atau membedakan benar-salah , tidak tahu moral. Jadi harus dikembangkan jalan memperoleh khayalan itu secara nyata, yang member kepuasan tanpa menimbulkan ketegangan baru khususnya masalah moral. Alasan inilah yang kemudian membuat id memunculkan ego. Ego Ego adalah aspek psikologis daripada kepribadian dan timbul karena kebutuhan organisme untuk berhubungan secara baik dengan dunia kenyataan atau realita Freud dalam Suryabrata Ego berbeda dengan id.

Menurut Koeswara , ego adalah sistem kepribadian yang bertindak sebagai pengaruh individu kepada objek dari kenyataan, dan menjalankan fungsinya berdasarkan prinsip kenyataan. Menurut Freud dalam Bertens , ego terbentuk dengan diferensiasi dari id karena kontaknya dengan dunia luar, khususnya orang di sekitar bayi kecil seperti orang tua, pengasuh, dan kakak adik.

Ego timbul karena adanya kebutuhan-kebutuhan organisme memerlukan transaksi-transaksi yang sesuai dengan dunia realita atau kenyataan.

Psikologi perkembangan pdf buku

Ego adalah eksekutif pelaksana dari kepribadian, yang memiliki dua tugas utama; pertama, memilih stimuli mana yang hendak direspon dan atau insting mana yang akan dipuaskan sesuai dengan prioritas kebutuhan. Kedua, menentukan kapan dan bagaimana kebutuhan itu dipuaskan sesuai dengan tersedianya peluang yang resikonya minimal. Menurut Bertens , tugas ego adalah untuk mempertahankan kepribadiannya sendiri dan menjamin penyesuaian dengan lingkungan sekitar, lagi untuk memecahkan konflik- konflik dengan realitas dan konflik-konflik antara keinginan-keinginan yang tidak cocok satu sama lain.

Dengan kata lain, ego sebagai eksekutif kepribadian berusaha memenuhi kebutuhan id sekaligus juga memenuhi kebutuhan moral dan kebutuhan berkembang-mencapai- kesempurnaan dari superego.

Ego sesungguhnya bekerja untuk memuaskan id, karena itu ego yang tidak memiliki energi sendiri akan memperoleh energi dari id. Untuk itu sekali lagi memahami apa yang dimaksudkan dengan proses sekunder, perlu untuk melihat sampai dimana proses primer membawa seorang individu dalam pemuasan keinginan sehingga dapat diwujudkan dalam sebuah kenyataan.

Untuk itu orang tua dan guru sebaiknya mempelajari dan memahami psikologi anak

Proses sekunder terdiri dari usaha menemukan atau menghasilkan kenyataan dengan jalan suatu rencana tindakan yang telah dikembangkan melalui pikiran dan oral pengenalan. Superego Menurut Bertens , superego dibentuk melalui internalisasi internalization , artinya larangan-larangan atau perintah-perintah yang berasal dari luar para pengasuh, khususnya orang tua diolah sedemikian rupa sehingga akhirnya terpancar dari dalam.

Super Ego lebih merupakan kesempurnaan daripada kesenangan. Oleh karena itu, Super Ego dapat pula dianggap sebagai aspek moral kepribadian.

Perkembangan pdf psikologi buku

Fungsinya yang pokok ialah menentukan apakah sesuatu benar atau salah, pantas atau tidak, susila atau tidak, dan dengan demikian pribadi dapat bertindak sesuai dengan moral masyarakat.

Superego adalah kekuatan moral dan etik dari kepribadian, yang beroperasi memakai prinsip idealistic sebagai lawan dari prinsip kepuasan id dan prinsip realitik dari ego alwisol, Superego bersifat nonrasional dalam menuntut kesempurnaan, menghukum dengan keras kesalahan ego, baik yang telah dilakukan maupun baru dalam fikiran. Superego dalam hal mengontrol id, bukan hanya menunda pemuasan tapi merintangi pemenuhannya.

Karl Bühler

Fungsi utama dari superego yang dihadirkan antara lain adalah: 1. Sebagai pengendali dorongan atau impuls-impuls naluri id agar impuls-impuls tersebut disalurkan dengan cara atau bentuk yang dapat diterima oleh masyarakat.

Untuk mengarahkan ego pada tujuan-yang sesuai dengan moral ketimbang dengan kenyataan. Mendorong individu kepada kesempurnaan.

Superego senantiasa memaksa ego untuk menekan hasrat-hasrat yang berbeda kealam sadar. Superego bersama dengan id, berada dialam bawah sadar Hall dan Lindzey, Jadi superego cenderung untuk menentang, baik ego maupun id, dan membuat dunia menurut konsepsi yang ideal.

Ketiga aspek tersebut meski memiliki karakteristik sendiri-sendiri dalam prakteknya, namun ketiganya selalu berinteraksi secara dinamis. Proses Distribusi dan Pemakaian Energi Psikis Proses distribusi dan penggunaan energi psikis ini pada hakekatnya merupakan bagian dari Dinamika kepribadian teori Freud.

Seperti halnya Freud dalam Alwisol, 23 , berpendapat bahwa manusia sebagai sistem yang kompleks memaikai energi untuk berbagai tujuan seperti bernafas, bergerak, mengamati, dan mengingat. Kegiatan psikologik juga membutuhkan energi, yang disebutnya energi psikik psychic energy.

Energi yang ditransfrom dari energi fisik melalui Id beserta insting-instingnya, dan ini bagi Freud sesuai dengan kaidah Fisika, bahwa energi tidak dapat lepas pada diri manusia namun energi itu dapat berpindah-pindah dan berubah bentuk. Dinamika kepribadian ditentukan oleh cara energi psikis yang didistribusikan serta digunakan oleh id, ego dan superego.

Oleh karena jumlah energi itu terbatas, maka akan terjadi semacam persaingan diantara ketiga sistem itu dalam menggunakan energi tersebut. Salah satu sistem mengontrol energi itu dengan mengorbankan dua sistem lain. Pada mulanya, id memiliki semua energi yang digunakan untuk merefleksikan gerakan dan memenuhi hasrat melalui proses primer.

Energi id sangat mudah berubah karena id tidak mampu mengadakan diskriminasi atau perbedaan secara cermat diantara objek-objek.

elizabeth hurlock psikologi perkembangan pdf to word

Objek- objek yang berbeda diperlakukan seolah-olah sama, yakni tidak ada perbedaan antara lambang mental dan acuan fisiknya. Contohnya adalah terdapat pada bayi yang sedang haus, dia akan mengambil apa saja yang dapat dipegangnya dan memasukkannya ke mulutnya.

Karena ego tidak mempunyai sumber energi sendiri, maka ia harus meminjamnya dari id. Prosesnya adalah ketika id sudah tak bisa membedakan mana lambang mental dan acuan fisiknya, maka sang pribadi terpaksa membedakan antara dunia batin dengan dunia luar.

Ia harus mempelajari perbedaan antara ingatan atau gagasan tentang suatu objek yang tidak ada dengan kesan indera atau persepsi tentang objek yang benar-benar ada. Pencocokkan antara suatu perwujudan mental dengan kenyataan fisik antara ada dalam batin dan dunia luar inilah yang dimaksud identifikasi. Ego berusaha membuat lambang secara tepat mempresentasikan kenyataan yang dilambangkanya.

Dengan kata lain,identefikasi memungkinkan proses sekunder mengeser proses primer. Karena proses sekunder lebih berhasil dalam mereduksi tenganggan- teganggan,maka semakin banyak kateksis atau pendorong ego terbentuk. Lambat laun semakin efisien ego memonopoli persediaan psikis. Begitu ego telah menguasai cukup energi, ia dapat menggunakanya untuk maksud-maksud lain selain memuaskan insting-insting melalui proses sekunder.

Sebagian energi dipergunakan untuk meningkatkan perkembangan aneka proses psikologis seperti mempresepsikan, mengingat, membuat penilaian, mendiskriminasikan, dan befikir. Sebagian lagi harus digunakan untuk mengekang Id agar tidak bertindak secara impulsive dan irasional. Apabila id menjadi terlalu mengancam, maka ego akan membentuk pertahanan-pertahanan terhadapnya. Namun bisa saja pertahanan-pertahanan yang dilakukan oleh ego menjadi lebih lemah karena energinya tidak cukup untuk menahan besarnya dorongan yang dilakukan oleh id, sehingga memunculkan bentuk ketakutan atau kecemasan dari id sekitarnya penekanan atau pertahanan yang dilakukan ego untuk mengekang dorongan id menjadi gagal.

Kecemasan seperti ini biasanya disebut dengan kecemasan neurotic. Pertahanan ini bisa juga digunakan menanggulangi tekanan-tekanan super ego tehadap ego. Untuk menjaga kelangsungan dari pertahanan-pertahanan ini juga dibutuhkan energi yang cukup.

Enegi ego juga dapat dapat dipindahkan untuk membentuk kateksis-kateksis objek yang baru sehingga terbentuklah jaringan minat, sikap dan preferensi turunan dalam ego.

Seperti contoh haus tadi, haus dapat meliputi kateksis-kateksis seperti minat mengumpulkan aneka resep minuman, mengunjungi restoran atau rumah makan yang menyediakan aneka minuman sepesial dan lainya. Akhirnya, ego sebagai eksekutif organisasi kepribadian menggunakan energi untuk menciptakan integrasi diantara ketiga sistem. Tujuan dari fungsi itegrasi dari ego ini adalah untuk menciptakan keselarasan batin dalam kepribadian sehingga transaksi-transaksi ego dengan lingkungan dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Sekali energi yang disediakan oleh insting-insting disalaurkan ke Ego dan Super Ego lewat mekanisme identifikasi, maka interaksi daya-daya mendorong dan menahan atau kateksis dan anti kateksis bisa berlangsung. Ego harus mengendalikan baik id maupun Super Ego agar dia mampu mengarahkan kepribadian secara bijak, namun dia juga harus memiliki persediaan sisa energi untuk bisa berhubungan dengan dunia luar.

Disamping ego harus mengekang id, ego juga harus membuat pertahanan atas dorongan atau tekanan yang dilakukan oleh Super Ego. Bisa saja tekanan-tekanan dari Super Ego nantinya juga bisa menjadi lebih besar dari tekanan yang dilakukan oleh Ego, atau bisa juga energi Ego untuk mengekang Super Ego menjadi lemah karena Ego juga harus mengekang Id sehingga memunculkan bentuk kecemasan secara moral atau kata hati atau norma-norma yang ada yang dihasilkan dari dunia luar jika pertahanan yang dilakukan Ego untuk mengekang dorongan Super Ego dan dikendalikannya, serta diarahkan oleh Super Ego pada tujuan-tujuan yang sesuai dengan moral ketimbang kenyataan dan sekaligus mengendalikan Id agar energinya disalurkan dalam cara atau bentuk yang dapat diterima oleh masyarakat.